
Sembilan pasutri menerima Sakramen Perkawinan pada Misa Nikah Massal di Gereja Katedral Ruteng. Dalam pesan homilinya, RD Patrick Dharsam Guru menegaskan, cinta yang sejati bukan hanya berani memulai hidup bersama, tetapi juga berani bertanggung jawab, terus bertumbuh, dan tetap setia.
CATATAN REDAKSI: Perayaan Ekaristi HUT ke-106 Paroki Katedral Ruteng berlangsung khusyuk dan meriah, Minggu, 25 Oktober 2026. Vikep Ruteng RD Dyonysius Osharjo yang juga Adminstrator Paroki Katedral dalam homilinya menyampaikan refleksi jejak ziarah paroki ini dan berterima kasih atas berbagai bentuk kerja sama yang sinergis dengan DPP-DKP, para religius, dan umat. Berikut wawancara khusus KATEDRALRUTENG.ORG dengan RD Osharjo.
Umat Paroki Katedral Ruteng, dalam nada syukur dan gembira merayakan HUT ke-106 peziarahan paroki ini. Penyelenggaraan Allah pada kurun 106 tahun dialami sebagai pengalaman dikasihi oleh Allah dan sesama sebagai sebuah paroki yang semakin maju dan terus membentangkan sayap dalam berbagai bidang pelayanan pastoralnya.
Lebih dari seribu umat menghadiri Perayaan Ekaristi Maria Ratu Rosario di Gereja Santa Maria Assumpta dan Santu Yosep – Katedral Ruteng. Dimeriahkan oleh Paduan Suara Assumpta, Vikjen keuskupan Ruteng, RP Sebastian mengajak umat membangun solidaritas nyata untuk penyintas gempa bumi.
Di tengah suasana keprihatinan pasca bencana Gempa Bumi yang belum lama mengguncang Pulau Flores, umat Katolik kini memasuki Bulan Rosario. Di Paroki Katedral Ruteng, misa Pembukaan Bulan Rosario berlangsung khusyuk di Gereja Katedral dipimpin RD Jean. Ia mengajak umat menerima Bunda Maria dalam kehidupan doa dan iman, dalam keluarga, dan komunitas hidup bersama.
Ratusan kepala keluarga penyintas bencana Gempa Bumi Flores yang ada di wilayah Paroki Katedral Ruteng terus mendapatkan perhatian berupa bantuan sembako, terpal, dan selimut. Meski gempa utama magnitudo 7.7 telah sebulan berlalu, namun berbagai bantuan untuk meringankan penderitaan mereka masih didistribusikan.