Bantuan Sembako untuk Umat Korban Gempa di Paroki Katedral Terus Disalurkan

Ratusan kepala keluarga penyintas bencana Gempa Bumi Flores yang ada di wilayah Paroki Katedral Ruteng terus mendapatkan perhatian berupa bantuan sembako, terpal, dan selimut. Meski gempa utama magnitudo 7.7 telah sebulan berlalu, namun berbagai bantuan untuk meringankan penderitaan mereka masih didistribusikan.

RD Christian Sonny Igar bersama keluarga-keluarga penyintas gempa bumi yang ada di wilayah Paroki Katedral Ruteng saat kunjungan membagi bantuan sembako. (Foto: SEK PKR)

KATEDRALRUTENG.ORG -Tim Satuan Tugas Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi Flores Paroki Katedral Ruteng hingga kini masih terus menyalurkan berbagai bantuan untuk para penyintas bencana alam Gempa Bumi Flores yang ada di wilayah Paroki Katedral Ruteng. Ratusan kepala keluarga terdampak yang ada di 116 Komunitas Basis Gerejani (KBG) dan telah terdata mendapat kunjungan dari tim tersebut.

Ketua Tim Satgas Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi Flores Paroki Katedral Ruteng RD Christian Sonny Igar, disaksikan media ini, selama dua pekan terakhir terus berkeliling bersama tim mengunjungi keluarga-keluarga terdampak membawa ratusan peket sembako. Setidaknya, dalam sepekan terakhir ada 348 paket sembako telah tersebar di 65 KBG.


Keluarga yang berada di tenda pengungsian mandiri mendapat kunjungan RD Sonny Igar dan Tim Satgas Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi Flores Paroki Katedral Ruteng yang mengantar paket sembako, selimut, dan terpal. (Foto: SEK PKR)

Pada setiap paket sembako berisi bahan pangan, seperti beras, telur, susu sachet, dan mie instan sebagai bentuk perhatian untuk kebutuhan jangka pendek bagi para penyintas gempa. Selain itu, ada pula pembagian terpal dan selimut yang diperuntukkan bagi para korban yang hingga saat ini masih tinggal di tenda-tenda pengungsian mandiri karna rumah hunian mereka tidak layak pakai lagi.

"Sumber sumbangan kemanusiaan ini ada yang dari para donatur dan juga melalui pembelanjaan dari kas paroki. Kita berharap melalui bantuan sembako, terpal, dan selimut yang terus kita bagikan ini, dapat membantu umat yang terdampak. Ini bentuk kepedulian sosial bersama dan untuk meringankan penderitaan umat yang terdampak gempa," kata RD Sonny Igar, Sabtu, 19 September 2026.

Yohana, penyintas gempa yang tinggal di KBG Santa Faustina, Rangkat mengatakan, ia dan keluarga bersyukur karna bisa mendapatkan perhatian dari Paroki Katedral. Menurut dia, bantuan sembako, selimut, dan terpal yang diterimanya melalui kunjungan Vikaris Parokial RD Jean Lustar Jewadut memberikan mereka semangat untuk selalu tetap gembira karna diperhatikan oleh Gereja.


Vikaris Parokial Paroki Katedral Ruteng RD Jean Loustar Jewadut, disapa Romo Jean saat sedang menyalurkan bantuan sembako untuk umat penyintas gempa bumi di KBG Metodius, Waso Todor. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangai penderitaan mereka setelah bencana gempa terjadi. (Foto: SEK PKR)

"Terima kasih untuk Romo di Paroki Katedral dan donatur karna telah memperhatikan kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami sekeluarga. Kami sementara ini tinggal di tenda yang dibuat secara gorong-royong oleh keluarga dan tetangga. Bantuan yang dibawa dari paroki untuk kami di sini sangat kami syukuri," ucap ibu yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa.

Administrator Paroki Katedral Ruteng RD Dyonysius Osharjo mengatakan, pasca gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026, ada cukup banyak umat yang terdampak dan mengalami kondisi sulit serta trauma karna rumah yang mengalami kerusakan, baik rusak berat maupun sedang. "Bantuan yang ada ini, kita upayakan agar tepat sasaran dan sekaligus menandakan kehadiran kita untuk semua yang menjadi penyintas gempa," ucap RD Os, sapaan akrabnya. [Jimmy Carvallo]

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT