Hari Kedua Weekend Sinodal OMK Kevikepan Ruteng: Membawa Kristus ke Ruang Digital dan Menggerakkan Ekonomi Kreatif

Suasana rumah ret-ret Maria Bunda Karmel Wae Lengkas, Ruteng, tampak hidup dan penuh energi pada Minggu (14/6/2026). Sejumlah 170 Orang Muda Katolik (OMK) se-Kevikepan Ruteng memasuki hari kedua kegiatan Weekend Sinodal OMK.

Ketua Komisi KOMSOS Keuskupan Ruteng RD Rizal Baeng saat sedang menyampaikan materinya kepada peserta Weekend Sinodal OMK Kevikepan Ruteng di Rumah Retret Wae Lengkas, Minggu, 14/6/2026. (Foto: IST)

KATEDRALRUTENG.ORG - Rangkaian kegiatan hari ini berfokus pada pembekalan iman, kapasitas organisatoris, serta kemandirian ekonomi. Semangat ini sejalan dengan arah pastoral Sinode IV Keuskupan Ruteng, yang mengusung motto: “Berziarah Bersama dalam Pengharapan: Beriman, Bersaudara, Misioner.”

Empat sesi materi dari para narasumber hebat berhasil memantik diskusi seru dan reflektif di kalangan orang muda.

1. Menemukan Tuhan di Tengah Riuhnya Algoritma

Sebagai pembuka, RD. Risal Baeng membawakan materi yang sangat dekat dengan realitas generasi Z dan Milenial: "Antara Kristus dan Algoritma: Di Manakah Tuhan dalam Timeline-ku?".

Dalam sesinya, RD. Risal menantang OMK untuk tidak tenggelam dalam arus dunia maya yang sering kali semu.

"Di tengah gempuran scroll tanpa henti dan tuntutan algoritma media sosial, OMK harus berani bertanya: apakah wajah Kristus masih tampak dalam timeline hidup kita? Menjadi OMK yang beriman berarti mampu menghadirkan kedamaian Kristus di ruang digital, bukan malah terhanyut di dalamnya," tegasnya.

2. Manajemen Kreatif untuk OMK yang Bersaudara

Memasuki sesi organisasi, RD. Jean Jewadut memaparkan materi tentang "Manajemen Kepengurusan dan Program OMK secara Kreatif". RD. Jean menekankan bahwa struktur organisasi OMK tidak boleh kaku. Pengelolaan OMK harus adaptif, menggunakan pendekatan modern, dan mampu merangkul semua talenta. Melalui manajemen yang rapi dan kreatif, OMK diajak untuk mewujudkan perziarahan yang bersaudara, di mana Gereja menjadi rumah yang ramah bagi setiap orang muda.

3. Bangkit dan Bersinarlah: Menjadi Misioner Muda

Semangat peserta makin terbakar saat RD. Blas Harmin tampil di hadapan OMK dengan seruan: "Bangkit dan Bersinarlah!". RD. Blas mengajak OMK untuk keluar dari zona nyaman, menyembuhkan luka masa lalu, dan melihat masa depan dengan penuh optimisme. Sesi ini menjadi panggilan profetis bagi OMK Kevikepan Ruteng untuk menjadi agen misioner yang membawa harapan, sukacita, dan terang Kristus ke tengah masyarakat.

4. Kopkardios: Mudah Bergerak, Ekonomi Berdampak

Hari kedua ini ditutup dengan aksi nyata melalui sesi bersama Tim Kopkardios yang mengusung tema "Mudah Bergerak, Ekonomi Berdampak". Tim Kopkardios membekali OMK dengan literasi keuangan dan peluang usaha kreatif. OMK diajak untuk mandiri secara ekonomi agar gerakan pelayanan mereka tidak terhambat. Ekonomi yang berdampak akan menopang misi OMK dalam jangka panjang.

“Seluruh peserta tampak antusias dan siap membawa pulang api sinodalitas ini ke paroki mereka masing-masing, sebagai peziarah yang berjalan bersama dalam pengharapan”, tandas Vestri Bleveni, seorang anggota panitia kegiatan weekend sinodal.  

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT