
SEKAMI Lumen Gratiae mengunjungi umat Paroki Kumba dan merayakan Misa Hari Minggu Panggilan. Penampilan mereka mendapat pujian umat, dan menyadarkan semua orang tentang arti penting menghayati perutusan bersama di tengah dunia yang selalu membutuhkan kasih Kristus.
Koor anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng saat tampil memeriahkan Misa Hari Minggu Panggilan ke-63 di Gereja St. Mikael Kumba, Minggu pagi, 26 April 2026. (Foto: SEKAMI)
Biarkanlah kami menjadi
saksi-Mu
Bagai dian di persada-Mu
indah
Pembawa Kasih-Mu abadi,
Cinta-Mu paling lestari
Tiada bertepi…
Betapa rindunya hati ku
bernyanyi
Dalam ziarah hidupku
yang bahari..
Di atas pucuk idamanku
Berhembus nafas hidupku
Bersemi dunia citra-Mu
yang indah…
LIRIK lagu itu mengalun syahdu, menyentuh hati, membahana dari balkon Gereja Santu Mikael Kumba saat digelarnya Perayaan Ekaristi Hari Doa Sedunia untuk Panggilan ke-63, Hari Minggu Paskah ke IV, Minggu pagi, 26 April 2026. Lebih dari seribu umat menghadiri misa ke-3 yang dipimpin RD Jean Loustar Jewadut Moderator SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng.
Kelompok penari yang beranggotakan SEKAMI Paroki Katedral Ruteng saat ikut memeriahkan Misa Hari Minggu Panggilan Sedunia ke-63 yang dipimpin RD Jean Loustar Jewadut di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu pagi, 26 April 2026. (Foto: SEKAMI)
Misa satu setengah jam, ini berlangsung meriah dan memukau umat yang hadir. Semua petugas liturgi
melibatkan anak-anak anggota SEKAMI Lumen Gratiae, termasuk 150 anak yang memperkuat koor
yang mempesona itu. Menariknya, kelompok para pengantar bahan persembahan juga tak
ketinggalan mencuri perhatian banyak umat, di mana para misioner cilik SEKAMI
mengenakan busana khas sejumlah kongregasi.
Ada ‘uskup cilik’, juga ‘kardinal cilik’ termasuk para ‘suster cilik’ yang memakai pakaian biarawati dari beberapa tarekat religius. Selain itu sejumlah anak juga mengenakan pakain ‘jubah biarawan’ yang mengingatkan semua orang bahwa Gereja Katolik kaya akan berbagai panggilan hidup membiara, sekaligus mengajak umat selalu mendukung, mendoakan, dan memotivasi kaum muda untuk membuka hati menjawab panggilan hidup khas tersebut.
Moderator SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng RD Jean Loustar Jewadut saat sedang menyapa semua anak dan umat yang menghadiri Misa Hari Minggu Panggilan Sedunia ke-63 di Gereja Santu Mikael Kumba, pada Misa ke-3, Minggu, 26 April 2026. (Foto: SEKAMI)
RD Jean Loustar
Jewadut, saat menyampaikan sambutan singkat sebelum mengakhiri misa,
mengatakan, keluarga besar SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng yang
didampingi para pembinanya, bahagia bisa hadir dan memeriahkan Misa Hari Minggu
Panggilan Sedunia ke-63 bersama umat Paroki Santu Mikael Kumba.
“Terima kasih atas kebersamaan dan penerimaan kami semua dari SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral. Mari kita selalu berdoa untuk panggilan dalam Gereja, baik panggilan hidup berkeluarga, hidup bakti atau hidup membiara, dan imamat. Kami semua dari SEKAMI Lumen Gratiae bahagia dan dengan hati penuh syukur bisa merayakan misa Hari Minggu Panggilan ini bersama umat Paroki Kumba,” ujar RD Jean.
Rombongan pembawa bahan Persembahan dari anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng dalam Misa Hari Minggu Panggilan ke-63 yang dilaksanakan di Gereja Kumba dipimpin Moderator SEKAMI Lumen Gratiae RD Jean Loustar Jewadut. (Foto: SEKAMI)
Sejak pembukaan misa,
alunan lagu-lagu merdu yang dinyanyikan oleh anggota SEKAMI Lumen Gratiae menjadikan
perayaan tersebut lebih khusyuk dan khidmat. Tak hanya itu, lagu post komuni
sebagaimana dikutip di atas, misalnya, begitu menyentuh umat karena tak hanya
kata-katanya yang penuh makna, tapi juga mengalun syahdu, indah nian terdengar.
Para 'religius cilik' anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae yang mengambil bagian memeriahkan Misa Hari Minggu Panggilan ke-63 di Gereja Santu Mikael Kumba berfoto bersama seusai misa digelar. Wajah-wajah ceria mereka mengingatkan setiap orang agar selalu bahagia menjalani panggilan hidup baik berkeluarga, sebagai religius, dan imamat. (Foto: SEKAMI)
“Penampilan anak-anak
SEKAMI Lumen Gratiae bagus sekali dan menyentuh hati. Terima kasih untuk Romo
Jean, para pembina atau pendamping dan semua anak SEKAMI yang sudah datang dan
misa bersama umat Paroki Kumba pagi ini. Semangat terus untuk anak-anak SEKAMI dan
semoga kehadiran dan kebersamaan dengan umat Paroki Kumba menjadi kenangan dan
penyemangat untuk kita semua selalu berkarya untuk gereja,” kata Flori Mentot,
Ketua Pelaksana DPP Kumba, dalam bincang-bincang dengan media ini seusai misa.