
Minggu, 08 Maret 2026, tim pendamping SEKAMI tujuh paroki dalam kota Ruteng, berkumpul di aula St. Yosef, Paroki Katedral. Kegiatan yang berlangsung dari jam 10.00 sampai jam 16.30 WITA dihadiri oleh 78 peserta. Ini merupakan momen perjumpaan di Tahun Sinode IV bagi para penggerak SEKAMI di 7 paroki.
Suasana saat dilaksanakannya Bina Iman Persaudaraan Tim Pendamping SEKAMI 7 Paroki Gugus Kota Ruteng di Aula St. Yosep Katedral, 8/3/2026/
KATEDRALRUTENG.ORG
- Dalam surat undangan yang dikeluarkan oleh
Paroki Katedral sebagai tuan rumah, setiap paroki mengutus 8 orang, dengan
rincian 3 orang tim pendamping SEKAMI usia dewasa dan 5 orang JPA. 30 orang
peserta dari Paroki Katedral, yang terdiri atas tim pendamping SEKAMI usia
dewasa dan JPA.
Kegiatan
yang diberi nama Bina Persaudaraan ini bertujuan untuk mempererat tali
persaudaraan di antara tim pendamping SEKAMI serta menambah wawasan dan
keterampilan dalam membimbing anak SEKAMI di paroki masing-masing.
“Bina
persaudaraan ini menjadi kesempatan berahmat bagi tim pendamping SEKAMI untuk
saling mengenal, mempererat persaudaraan, serta berbagi pengalaman dalam
pelayanan di paroki masing-masing. Pelayanan kepada anak-anak bukan hanya
tentang kegiatan, melainkan juga tentang menanamkan pengetahuan, iman, kasih,
dan semangat misioner dalam diri anak-anak,” jelas RD. Andy Latu Batara, Pastor
Paroki Katedral dalam kata sambutannya.
Saling
belajar di antara tim pendamping SEKAMI menjadi modal berharga untuk terus
berkarya dalam pelayanan. Dalam sesi sharing pelayanan SEKAMI di paroki
masing-masing, setiap tim pendamping SEKAMI diperkaya. Sesi sharing yang
berlangsung selama 1 jam melahirkan banyak inspirasi yang membakar semangat
untuk terus menumbuhkan iman, kasih, dan persaudaraan dalam diri anak-anak
sekami.
“Kegiatan
SEKAMI kami di Paroki Cewonikit diisi dengan pendalaman iman anak-anak setiap
hari Minggu, menanggung koor mingguan di paroki, mengunjungi anak-anak panti
asuhan, dan saling berbagi kasih pada hari Valentine,” ungkap Rubi dan Heri,
perwakilan tim pendamping SEKAMI Paroki Cewonikit. “Anak-anak SEKAMI kami juga
dilatih untuk membuat rosario, kunjungan orang sakit, dan kunjungan ke paroki
lain untuk membina persaudaraan,” tambah Sr. Yuliana, tim pendamping SEKAMI Paroki
Kristus Raja, Mbaumuku
Kegiatan
ini menjadi semakin menarik dan menambah wawasan karena kehadiran RD. Beben
Gaguk (Ketua Komisi Anak dan Remaja Karya Misi Kepausan Indonesia Keuskupan
Ruteng), Soenardi Jempao (Tim Pendamping Sekami Paroki Katedral), dan RD. Jean
Loustar Jewadut (Moderator Sekami Paroki Katedral) yang membawakan workshop dan
simulasi pendampingan anak SEKAMI.
“Kami
berterima kasih kepada 6 paroki dalam kota Ruteng karena sudah menanggapi
secara baik undangan kami untuk mengadakan bina persaudaraan tim pendamping SEKAMI
dalam kota Ruteng. Ini adalah suatu bentuk upaya berjalan bersama untuk
membangun semangat misioner dalam diri anak SEKAMIi. Sejak usia dini anak-anak
kita mesti dibekali dengan pendalaman iman, moral, dan kasih agar kelak kuat
menghadapi tantangan zaman. Masa depan Gereja ada pada pundak anak-anak kita”,
tutur RD. Jean.