
Disemangati Sinode IV Keuskupan Ruteng yang mengambil tema “Berziarah Bersama dalam Pengharapan: Beriman, Bersaudara, dan Misioner” PPA Lumen Gratiae melakukan kunjungan persaudaraan ke PPA Paroki Karot. Kunjungan ini selain menjadi simbol saling mendukung, juga berbagi pengalaman pelayanan sebagai misdinar.
Anggota PPA Lumen Gratiae berfoto bersama dengan PPA Paroki Karot dan para pendamping, juga RD Jean dan Pastor Paroki Karot RP Bovan, OFM setelah misa bersama, Minggu, 11 Januari 2026.
KATEDRALRUTENG.ORG – Kelompok kategorial
Putra-Putri Altar (PPA) Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng mengadakan
kegiatan kunjungan persaudaraan kepada PPA Paroki St. Fransiskus Asisi Karot,
bertepatan dengan Pesa Pembabtisan Tuhan, Minggu, 11 Januari 2026.
PPA LG Katedral yang
berjumlah 65 orang membawakan koor memeriahkan misa di Gereja tersebut. Selain
itu, mereka juga menjadi lektris, pemazmur, misdinar, pembawa persembahan,
penari, dan sekaligus pembawa torok persembahan. Selebran utama misa RD. Jean
Loustar Jewadut. Didampingi oleh konselebran, Pastor Paroki Karot RP.
Bonivantura Yulianus Lelo, OFM.
Dalam homilinya, RD. Jean menegaskan bahwa ada kenyataan yang saling bertentangan. Di satu pihak, Yesus adalah anak Allah tanpa noda dosa. Namun, di pihak lain, Yesus memberikan diri dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dan baptisan Yohanes Pembaptis bertujuan untuk pengampunan dosa. Inilah hakikat tugas perutusan Yesus.
Foto bersama PPA Lumen Gratiae dengan anggota PPA Paroki Santu Fransiskus Asisi Karot bersama para pendamping mereka di Aula Paroki Karot saat kunjungan persaudaraan pada Minggu, 11 Januari 2026. (Foto: RD JEAN)
“Yesus tidak hanya
sekadar menjadi manusia dalam peristiwa inkarnasi, tetapi dia juga mau bersatu
penuh dengan manusia dalam semua dinamika hidupnya, termasuk dengan dosa,
kelemahan, dan kelalaian manusia. Yesus mau mencelupkan diri-Nya di dalam air
yang juga digunakan oleh manusia berdosa untuk mencelupkan diri,” kata RD Jean.
Pesta pembaptisan Tuhan,
lanjut dia, menjadi momen berahmat bagi
umat beriman untuk merefleksikan kembali jati diri sebagai anak-anak Allah yang
sudah dibaptis dengan air dan Roh Kudus. Jati diri sebagai anak-anak Allah
ditegaskan dalam komitmen untuk selalu mendengarkan suara Roh Kudus yang
memimpin langkah hidup menuju kebenaran, kebaikan, dan sukacita.
Seusai misa, PPA LG Katedral Ruteng mengadakan perjumpaan persaudaraan dengan PPA Paroki Karot. Mereka saling sharing pengalaman tentang pelayanan altar di paroki masing-masing dan bermain bersama. Mereka juga sepakat untuk mengadakan camping rohani yang jadwalnya akan diatur kemudian hari. PPA Paroki Karot juga berencana akan mengadakan kunjungan balasan ke Paroki Katedral.
Dalam kegembiraan PPA Lumen Gratiae dan PPA Paroki Santu Fransiskus Asisi Karot mengadakan acara ramah-tamah di Aula Paroki Karot dalam kunjungan persaudaraan yang diwarnai semangat Sinode IV Keuskupan Ruteng. (Foto: RD JEAN).
Pastor Paroki Karot RP.
Bovan, pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi untuk kunjungan
PPA LG ke Paroki Karot. "Mereka menguasai pelayanan dalam Gereja kita pada
pesta pembaptisan Tuhan. Secara pribadi, saya mengapresiasi mental mereka,
berani tampil di hadapan banyak umat untuk memuji Tuhan. Mental berani tampil
seperti ini yang mesti kita bina dalam diri generasi penerus Gereja,” kata RP.
Bovan.
RD. Jean menambahkan
kunjungan persaudaraan ini adalah salah satu bentuk program mengisi tahun
Sinode IV Keuskupan Ruteng dengan tema Berziarah Bersama dalam Pengharapan:
Beriman, Bersaudara, dan Misioner. “PPA LG Katedral Ruteng ingin mengungkapkan
dan mewujudkan iman akan Tuhan dengan menjalin persaudaraan lintas paroki,
dengan anak-anak PPA dari Paroki lain. Dalam jalinan persaudaraan yang baik
tersebut, mereka memberikan kesaksian tentang kebaikan Tuhan dan karya
pelayanan yang membawa sukacita,” ucap RD Jean.