
PPA Paroki Katedral Ruteng dan PPA Paroki MBSB Wae Sambi di Keuskupan Labuan Bajo kembali bersua dalam acara Bina Persaudaraan. Kunjungan balik PPA Paroki MBSB ke PPA Paroki Katedral Ruteng menjadi reuni yang mengisi catatan sejarah indah antar kedua kelompok kategorial, dan juga tentu, bagi kedua paroki. PPA menginspirasi kita agar selalu ‘membuka hati’ dan ‘menulis cerita’ tentang pentingnya persaudaraan di tengah dunia yang penuh perpecahan.
Rombongan PPA, Pastor Paroki, dan DPP MBSB Wae Sambi Labuan Bajo saat diterima dengan ritus adat di pelataran Aula Assumpta Paroki Katedral Ruteng, Sabtu sore, 4 Juli 2026. (Foto: KATEDRALRUTENG.ORG)
KATEDRALRUTENG.ORG – Sebuah ritus adat
meriah digelar saat menyambut kedatangan rombongan Putra-Putri Altar (PPA)
Paroki Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB) Wae Sambi, Keuskupan Labuan Bajo ketika
tiba di pelataran Aula Assumpta kompleks Gereja Maria Diangkat ke Surga dan
Santu Yosep Katedral Ruteng, Sabtu sore, 4 Juli 2026.
Kedatangan 80-an anggota PPA yang didampingi para pembina bersama Pastor Paroki MBSB RD Dominikus Risno Maden, juga Fr. Fredos dan pengurus DPP merupakan bentuk kunjungan balik setelah sebelumnya, pada tahun lalu, PPA Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng melaksanakan kunjungan persaudaraan ke paroki tersebut.
Administrator Paroki Katedral Ruteng RD Dyonysius Osharjo, didampingi Ketua Pelaksana DKP Vinsen Marung, Ketua Pelaksana DPP Simon Manggu, dan pengurus DPP lainnya saat menyambut kedatangan rombongan PPA Paroki MBSB Wae Sambi Labuan Bajo di pelataran Aula Assumpta Katedral Ruteng, Sabtu, 4 Juli 2026. (Foto: KATEDRALRUTENG.ORG)
Saat tiba di halaman Aula Assumpta sekitar pukul 15.45. rombongan PPA Paroki MBSB disambut dengan ritus adat Kepok Curu dan dilanjutkan ritus Manuk Kapu di dalam aula. Tampak hadir, Administrator Paroki Katedral RD Dyonysius Osharjo, Vikaris Parokial yang juga moderator PPA RD Jean Loustar Jewadut, Ketua Pelaksana DPP Simon Manggu, Ketua Pelaksana DKP Vinsen Marung serta jajaran pengurus DPP-DKP.
Anggota PPA Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng mempersembahkan Tarian Tiba Meka saat menyambut kedatangan PPA Paroki MBSB Wae Sambi dari Keuskupan Labuan Bajo di pelataran Aula Assumpta, Sabtu sore, 4 Juli 2026. (Foto: KATEDRALRUTENG.ORG)
Sekitar 100 anggota PPA
Lumen Gratiae mengenakan busana adat berdiri membentuk pagar betis menyambut para
sahabat mereka yang baru menempuh perjalanan cukup jauh dari Labuan Bajo. Ritus
adat Kepok Curu dilakukan oleh Marselinus Masdin pendamping PPA Paroki
Katedral. Empat penari PPA Lumen Gratiae juga meriahkan acara penerimaan ini
dengan tarian Tiba Meka sebelum tetamu remaja dari ujung barat Pulau Flores
itu dihantar menuju aula.
Merekatkan Persaudaraan
Dua Paroki
Ketua Pelaksana DPP Katedral Simon Manggu saat memberikan sambutan sapaan ‘Selamat Datang’ kepada PPA Paroki MBSB Wae Sambi mengatakan, PPA bersama Pastor Administrator Paroki, Vikaris Parokial, DPP-DKP, dan semua umat Paroki Katedral berbahagia atas kunjungan persaudaraan selama 2 hari tersebut dan berharap melalui perjumpaan ini terjalin ikatan persaudaraan yang semakin erat antara kedua paroki yang ada di 2 keuskupan ini.
Anggota PPA Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng sedang mengalungkan selendang Songke kepada Pastor Paroki MBSB Wae Sambi Labuan Bajo dan beberapa lainnya saat ritus adat penerimaan kunjungan PPA itu di pelataran Aula Assumpta Paroki Katedral Ruteng. (Foto: KATEDRALRUTENG.ORG)
“Kami semua menyambut dengan syukur dan sukacita atas kunjungan balik ini, dan semoga komunitas PPA di kedua paroki ini selalu saling mendukung, menguatkan, dan tetap semangat berkarya dalam pelayanan-pelayanan. Selamat Datang di tengah umat Paroki Katedral Ruteng dan semoga kunjungan balik ini membawa kebahagiaan, kegembiraan, dan rahmat persaudaraan untuk PPA juga umat di kedua paroki,” ujar Simon.
Ritus adat Manuk Kapu yang digelar oleh DPP dan anggota PPA Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng untuk menyambut rombongan PPA Paroki MBSB Wae Sambi dilangsungkan di Aula Assumpta. (Foto: KATEDRALRUTENG.ORG)
Moderator PPA Lumen Gratiae Paroki Katedral RD Jean Loustar, di sela acara Malam Keakraban di Aula Assumpta, Sabtu malam, 4 Juli 2026, kepada media ini menjelaskan, kunjungan PPA, DPP, dan Pastor Paroki Paroki MBSB Wae Sambi di Tahun Sinodal keuskupan Ruteng, ini memiliki makna khusus yang menyampaikan pesan persaudaraan, kasih, dan sukacita. “Kunjungan balik ini menjadi perekat persaudaraan antar paroki di dua keuskupan ini, khususnya kelompok PPA, para imam dan Dewan Paroki serta umat di kedua paroki,” ucap RD Jean.
Ketua Pelaksana DPP Katedral Ruteng Simon Manggu saat sedang menyapa dan menyampaikan pesan Selamat Datang kepada Pastor Paroki, DPP, para pendamping dan anggota PPA Paroki Wae Sambi Labuan Bajo di Aula Assumpta Paroki Katedral Ruteng. (Foto: KOMSOS PKR)
Di dalam Aula Assumpta panggung acara didekorasi spesial dengan ratusan balon berwarna-warni. Pada dinding latar belakangnya membentang sebuah spanduk bertuliskan “Merajut Persaudaraan, Bertumbuh dalam Iman, dan Setia dalam Pelayanan.” Sejumlah pentas seni dan lagu digelar hingga malam hari.
Pastor Paroki dan DPP serta anggota dan pendamping PPA Paroki MBSB Wae Sambi Keuskupan Labuan Bajo saat berada dalam aula Assumpta Paroki Katedral Ruteng mengikuti rangkaian acara Temu Persaudaraan yang telah disiapkan oleh panitia hingga malam hari. (Foto: KOMSOS PKR)
Rombongan PPA lalu menginap di rumah-rumah umat Paroki
Katedral yang menyambut dengan ramah dan bahagia. Pada Minggu pagi, 5 Juli 2026
PPA Paroki MBSB Wae Sambi melayani liturgi Misa ke-3 pukul 10.00 dan setelahnya
bersama PPA LG mengunjungi tempat ziarah rohani Bunda Maria di Golo Curu. [Jimmy
Carvallo]