
Terinspirasi pesan Injil Mateus 4:19, SEKAMI Paroki Katedral Ruteng bersama RD Jean Loustar Jewadut dan para pendamping lainnya mengadakan kegiatan menarik bertajuk ‘Menjadi Koki Yesus’. Melalui permainan yang atraktif dan menyenangkan, mereka diajak untuk terus bertumbuh dalam semangat kasih dan berbagi.
Anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae sedang asyik dalam kegiatan Menjadi Koki Yesus dengan menghiasi donat-donat dan membagikannya kepada teman lainnya. (Foto: RD JEAN)
KATEDRALRUTENG.ORG –
Anak-anak yang berhimpun dalam SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng mengadakan
kegiatan bersama di aula Santu Yosef Paroki Katedral, Minggu, 25 Januari 2026.
Kegiatan tersebut bertema: "Menjadi Koki Yesus".
Tema ini terinspirasi dari Kisah Injil hari yang bersangkutan: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia" (Mat. 4:19). Dalam Injil, Yesus memanggil murid-muridnya yang adalah para nelayan untuk meninggalkan jala mereka dan melakukan misi baru, yaitu menjala manusia.
Dengan antusias anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng sedang membaca Kitab Suci dari perikop Injil hari Minggu dan mereka mengaplikasikannya dalam kegiatan 'Menjadi Koki Yesus' untuk memupuk rasa persaudaraan dengan sesama. (Foto: RD JEAN)
"Menjala manusia bukan memakai jaring atau pukat,
melainkan menggunakan hati yang menunjukkan kasih dan kebaikan kepada
orang-orang di sekitar. Manusia dijala agar sungguh menjadi milik Kristus dan
lebih dekat dengan Kristus,” kata RD. Jean Loustar Jewadut.
Dalam acara ini, anak-anak sekami meninggalkan kebiasaan
lama (misalnya, egois, malas, suka melawan perintah orang tua) dan mengenakan
"Topi Koki Yesus" sebagai awal untuk menghidupi kebiasaan baru yang
lebih baik. Anak-anak yang menggunakan topi koki Yesus mempunyai misi yaitu
membuat donat sebagai "umpan kasih" untuk menangkap hati orang tua
atau sahabat agar bisa mengalami sukacita.
"Dengan membagikan donat yang sudah dihiasi oleh anak-anak SEKAMI, mereka sesungguhnya sedang "menjala" hati orang lain agar merasakan kasih Tuhan,” jelas Sunardi Jempao, tim pendamping Sekami LG Katedral.
Suasana dalam aula Santu Yosef di kompleks Paroki Katedral Ruteng saat dilaksanakannya acara 'Menjadi Koki Yesus' yang mempertemukan semua anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae. (Foto: RD JEAN)
Di sela-sela menghiasi donat, anak-anak SEKAMI juga mensharingkan
pengalaman mereka berdasarkan kisah injil tentang panggilan murid Yesus menjadi
penjala manusia. Tim pendamping SEKAMI juga berusaha untuk membuat ilustrasi
menarik untuk membantu pemahaman anak-anak sekami tentang kisah panggilan murid
Yesus.
Kegiatan ini ditutup dengan membangun komitmen agar menjadi
penjala hati orang tua dengan rajin belajar, membantu pekerjaan orang tua di
rumah, tidak menghabiskan banyak waktu untuk bermain handphone.