
Perayaan Minggu Palma mengenang Yesus masuk ke kota Yerusalem sebagai Raja berlangsung meriah di Paroki Katedral Ruteng. Semua umat di ajak untuk ikut bersama Yesus, menderita demi menyelamatkan umat manusia, menyelamatkan bumi dan lingkungan hidup kita. Seperti keledai yang dipakai oleh Yesus dalam Injil, umat diajak untuk siap dipakai oleh Yesus dengan talenta masing-masing dalam tugas penyelamatan.
Sebanyak 19 pengurus DPP dan PKP Paroki Katedral Ruteng diutus ke semua KBG yang ada dalam wilayah paroki ini untuk melakukan sosialisasi Tahun Ekologi Integral dan berbagai program paroki tahun 2024. Mengambil momen pelayanan Sakramen Tobat dan Misa, mereka juga mendorong semua umat agar aktif berpartisipasi dalam katekese serentak yang mendalami 4 tema seputar ekologi. Komitmen dan aksi nyata umat yang peduli lingkungan menjadi kerja kolaborasi.
Kursus Persiapan Perkawinan Katolik (KPPK) membuka kesadaran dalam membangun rumah tangga yang kokoh. Mempertajam konsep berumah tangga, agar tidak mudah hancur karena rentannya berbagai tantangan. Untuk apa memilih hidup berumah tangga (?) adalah pertanyaan yang diharapkan mendapat titik terang (kesadaran) peserta KPPK. Aspek membangun kerohanian keluarga juga bagian integral.
Seksi Pastoral Keluarga Paroki Katedral Ruteng kembali mengadakan Kursus Persiapan Perkawinan Katolik (KPPK) bagi para calon pasangan suami-istri (Pasutri). Tak hanya dibekali berbagai materi penting yang mempersiapkan mereka mengarungi bahtera rumah tangga di tengah kompleksnya tantangan kehidupan dewasa ini, ada juga pemeriksaan kesehatan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas La'o Manggarai.
Menjelang Perayaan Minggu Palma, Pekan Suci dan acara Prosesi Sakramen Maha Kudus antar-paroki, Vikep Ruteng, RD Dyonysius Osharjo mempertemukan semua Pastor Paroki, Pastor Rekan dan Ketua Pelaksana DPP 7 Paroki Kota Ruteng. Sukses dilaksanakan tahun 2023 lalu, diharapkan tahun ini semua acara ini kembali terlaksana dengan lebih baik.
Yayasan Pendidikan Swa Dharma di Ruteng memasuki usia ke-43. Sebuah tapak ziarah cukup panjang dan berprestasi dalam mengemban misi "mencerdaskan anak bangsa" di tanah Nuca Lale. Dalam nada syukur, mereka mengadakan Misa Bersama, menimba spirit baru dalam melanjutkan misi mulia itu di tengah dinamika tantangan zaman. Percaya, bahwa dalam tuntunan Tuhan, semua perjuangan dan pelayanan itu semakin berbuah melimpah.