
Melalui perumpamaan orang Farisi dan pemungut cukai di Bait Allah, Tuhan Yesus secara tajam menyoroti bagaimana sesungguhnya kita beriman kepada TUHAN.
Endé-Ema asé-ka’é serani, ata hiang agu momang laku oné ranga de Mori dité Yesus Kristus. Apa betuan wetung reweng nggeluk de Mori lantang’t ité oné mai bacang nggeluk takung misa nggeluk leso hoo?
Memasuki hari Minggu kedua setelah dimulainya penyelenggaraan perlombaan di Paroki Katedral Ruteng sejak Minggu (2/10) lalu, perlombaan dalam rangka memeriahkan Bulan Kitab Suci Nasional 2022, Tahun Pariwisata Holistik 2022, dan hari ulangtahun ke- 102 Paroki Sta. Maria Assumpta dan St. Yoseph Katedral Ruteng pada hari Minggu (9/10) semakin meriah.
Paroki Sta. Maria Assumpta dan St. Yoseph Katedral Ruteng mengadakan kegiatan perlombaan untuk tingkat Taman Kanak-Kanak (TKK) - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) se-paroki Katedral (Minggu, 2/10).
Bagaimana kita mesti beriman? apa artinya beriman "sebesar biji sesawi"? apa artinya "hamba yang tidak berguna?"
Apa yang bisa kita petik dari Kisah Orang Kaya dan Lazarus? Mengapa pengalaman dikasihi dan peduli penting bagi hidup iman kita?